Perkuat Sinergi Sertifikasi Nasional, UPA LUK UPNVJT Laksanakan Studi Tiru ke Berbagai Perguruan Tinggi di Bandung

Perkuat Sinergi Sertifikasi Nasional, UPA LUK UPNVJT Laksanakan Studi Tiru ke Berbagai Perguruan Tinggi di Bandung

April 13, 2026 Berita UPA LUK 0

Dalam upaya mengakselerasi kualitas layanan uji kompetensi dan memperkuat tata kelola Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Unit Pendukung Akademik Layanan Uji Kompetensi (UPA LUK) UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan rangkaian kegiatan studi tiru ke sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan strategis yang berlangsung pada tanggal 7 hingga 10 April 2026 ini difokuskan pada institusi yang memiliki rekam jejak unggul guna mendapatkan referensi terbaik bagi pengembangan organisasi.

Delegasi UPNVJT yang berjumlah 12 personel dipimpin langsung oleh Kepala UPA LUK, didampingi oleh dua Koordinator Bidang, yakni Bidang Sertifikasi serta Bidang Pendidikan dan Pelatihan, delapan Ketua Bidang dari LSP dan UPA, serta satu staf teknis. Selama empat hari, delegasi melakukan kaji banding terkait manajemen operasional LSP dan pengembangan skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Adapun institusi yang menjadi mitra kunjungan ini meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Politeknik Negeri Bandung (Polban), dan STIA LAN Bandung.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian perjalanan ini adalah kunjungan ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Fokus tersebut didasari atas keberadaan Prof. Dr. Ir. HR. Aam Hamdani, M.T., IPM, yang menjabat sebagai Ketua LSP P1 UPI sekaligus Ketua Forum LSP Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk formalisasi kerja sama antarlembaga yang disertai dengan diskusi mendalam mengenai upaya penguatan sinergi skema sertifikasi kompetensi mahasiswa guna memastikan keselarasan antara standar pendidikan dan pengakuan profesi secara nasional maupun internasional.

Hasil dari rangkaian studi tiru ini diproyeksikan sebagai dasar bagi pengembangan kelembagaan di internal UPN “Veteran” Jawa Timur, baik dalam penguatan tata kelola di lingkungan LSP maupun optimalisasi fungsi layanan pada UPA LUK. Hal ini mencakup standarisasi perangkat asesmen, pengembangan skema sertifikasi yang lebih adaptif terhadap standar nasional, serta peningkatan sistem manajemen operasional dan layanan pendidikan bagi sivitas akademika maupun mitra eksternal. Melalui seluruh rangkaian kunjungan ini, UPA LUK UPN “Veteran” Jawa Timur optimis dapat meningkatkan performa lembaga dalam memberikan layanan terbaik sekaligus memperkokoh jaringan kerja sama antar-LSP PTN di Indonesia untuk masa mendatang. (fatharani)