Pelatihan OriginPro Tingkatkan Kompetensi Visualisasi dan Analisis Data Ilmiah
Rabu, 25 Februari 2026, Pelatihan OriginPro sukses diselenggarakan oleh Tim Bidang Pendidikan dan Pelatihan UPA LUK di Laboratorium Komputer, Gedung GKB 1 UPN “Veteran” Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa di bidang pengolahan dan analisis data ilmiah.
Pelatihan menghadirkan Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur, sebagai pemateri utama. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman riset yang kuat, beliau memaparkan materi secara sistematis sekaligus aplikatif.
OriginPro menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Software tersebut dikenal luas sebagai perangkat analisis dan visualisasi data ilmiah yang mampu menghasilkan grafik dua dan tiga dimensi berkualitas publikasi. Dalam sesi pemaparan, peserta dibimbing untuk memahami manajemen data, teknik pembuatan grafik lanjutan, serta analisis statistik seperti curve fitting linier dan nonlinier.
Materi juga mencakup analisis data instrumen laboratorium seperti XRD, FT-IR, GC-MS, dan SEM. Peserta mempraktikkan teknik smoothing grafik, analisis puncak (peak analysis), perhitungan derajat kristalinitas, serta optimalisasi tools dan add-ins untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi interpretasi data. Pendekatan praktik langsung membuat peserta lebih mudah memahami alur analisis dari data mentah hingga visualisasi final.
Kegiatan berlangsung lancar, tertib, sukses, dan interaktif. Peserta aktif berdiskusi serta mencoba fitur-fitur yang dipaparkan. Suasana kelas yang komunikatif menciptakan pengalaman belajar yang dinamis dan kolaboratif.
Pelatihan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 4 melalui peran dosen dalam pembelajaran berbasis praktik, IKU 5 melalui penguatan kompetensi riset yang berpotensi menghasilkan luaran publikasi, serta IKU 6 melalui penguatan ekosistem pembelajaran berbasis laboratorium. Selain itu, kegiatan ini selaras dengan SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas, dengan mendorong peningkatan literasi teknologi dan kapasitas analisis mahasiswa secara berkelanjutan. (zahro_red.)
